Pendidikan di tingkat sekolah dasar tidak hanya memfokuskan pada pengembangan akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter siswa. Salah satu nilai karakter yang penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari adalah budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun). Dalam hal ini, penerapan budaya 5S menjadi pendekatan yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai positif pada siswa, dengan tujuan meningkatkan kualitas komunikasi antar individu serta menciptakan lingkungan yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi budaya 5S di SD sebagai upaya untuk meningkatkan disiplin dan pembentukan kepribadian siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di SD Negeri 05 Raba Ngodu Utara, Kota Bima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan budaya 5S dapat meningkatkan kedisiplinan dan membentuk kepribadian siswa yang lebih sopan dan santun. Oleh karena itu, siswa tidak hanya belajar untuk mematuhi aturan sekolah, tetapi juga mengembangkan sikap saling menghormati, sopan, dan santun dalam berinteraksi. Dengan demikian, budaya 5S dapat menjadi metode yang efektif dalam mengintegrasikan nilai-nilai pendidikan kewarganegaraan (PKN) yang berkaitan dengan kedisiplinan dan kepribadian. Budaya 5S perlu diterapkan secarakonsisten dalam kehidupan sehari-hari siswa untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan karakter mereka. Siswa tidak hanya belajar untuk mengikuti aturan sekolah, tetapi juga membentuk sikap saling menghormati, sopan, dan santun dalam interaksi sosial.
Copyrights © 2024