Indonesia, sebagai negara kepulauan yang kaya akan keragaman suku dan budaya, menghadapi tantangan dalam menanamkan kesadaran bela negara, terutama di kalangan generasi milenial. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran pendidikan dalam membentuk kesadaran bela negara di kalangan pelajar SMP Islam Harapan Ibu. Metode yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif dengan pendekatan deskriptif analitis, yang melibatkan studi kepustakaan dan analisis peraturan perundang-undangan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi materi bela negara dalam kurikulum pendidikan nasional masih kurang optimal, dan terdapat penurunan kesadaran bela negara di kalangan pelajar. Selain itu, kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung nilai-nilai bela negara juga belum dimaksimalkan. Simpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya integrasi nilai-nilai bela negara dalam pendidikan formal dan non-formal. Saran yang diberikan adalah perlunya penguatan kurikulum, pelatihan bagi pendidik, serta peningkatan kegiatan ekstrakurikuler yang berfokus pada bela negara untuk meningkatkan kesadaran dan cinta tanah air di kalangan pelajar. Dengan demikian, pendidikan diharapkan dapat berkontribusi secara signifikan dalam membentuk generasi yang memiliki kesadaran bela negara yang kuat.
Copyrights © 2024