Technology Acceptance Model adalah model yang dikembangkan khusus untuk menjelaskan dan memprediksi tingkah laku individu terhadap penggunaan teknologi komputer. Dalam TAM terdapat beberapa variabel yang dapat mempengaruhi penggunaan e-filling. Technology Acceptance Model (TAM) dapat digunakan dalam membenarkan adopsi e-filling. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi kebermanfaatan, persepsi kemudahan dan persepsi efisien wajib pajak terhadap penggunaan sistem e-filling. Metode yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kemudahan, persepsi kebermanfaatan dan persepsi efisien wajib pajak berpengaruh secara simultan terhadap penggunaan e-filling. Persepsi kebermanfaatan dan persepsi kemudahan wajib pajak berpengaruh positif signifikan terhadap penggunaan e-filling, sedangkan persepsi efisien tidak berpengaruh signifikan terhadap penggunaan e-filling. Kata Kunci: Persepsi Kebermanfaatan, Persepsi Kemudahan, Persepsi Efisien, Penggunaan E-filling.
Copyrights © 2024