The BMTM (Learning to Read Without Spelling) method with Syllables is an initial reading method in the lower grades using reading techniques without spelling. This study aims to describe the planning, implementation and evaluation results of the BMTM (Learning to Read Without Spelling) method with syllables in improving the initial reading skills of grade II students at SDN Kedungsalam 05 Donomulyo. This study uses a qualitative approach and a type of case study research. Data was collected using interview, observation, and documentation methods. The data analysis used in this study includes data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The results of the study show that (1) The planning of the BMTM method with syllables consists of the preparation of lesson plans that are adjusted to the characteristics of students in order to achieve the expected goals. Contains the main core components in the lesson plan or teaching module in the independent curriculum, (2) The implementation of the BMTM method with syllables consists of conditioning students, perceptions, learning activities, evaluation and reflection of learning, (3) The results of the evaluation of the implementation of the BMTM method with syllables show that the implementation of the BMTM method with syllables can help improve students' initial reading skills. ABSTRAKMetode BMTM (Belajar Membaca Tanpa Mengeja) dengan Suku Kata merupakan metode membaca permulaan pada kelas rendah dengan menggunakan teknik membaca tanpa mengeja. Metode ini digunakan dalam pembelajaran membaca permulaan dengan tidak mengajarkan siswa mengeja kata melainkan diajarkan membaca suku-suku kata yang kemudian dirangkai dijadikan kata dan disusun dijadikan kalimat sederhana. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan : (1) Perencanaan pelaksanaan metode BMTM (Belajar Membaca Tanpa Mengeja) dengan suku kata dalam meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa kelas II di SDN Kedungsalam 05 Donomulyo, (2) Pelaksanaan metode BMTM (Belajar Membaca Tanpa Mengeja) dengan suku kata dalam meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa kelas II di SDN Kedungsalam 05 Donomulyo, (3) Hasil evaluasi pelaksanaan metode BMTM (Belajar Membaca Tanpa Mengeja) dengan suku kata dalam meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa kelas II di SDN Kedungsalam 05 Donomulyo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian studi kasus. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekkan keabsahan data dengan triangulasi, yaitu triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Perencanaan pelaksanaan metode BMTM dengan suku kata terdiri dari penyusunan RPP yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan belajar siswa agar dapat mencapai tujuan yang diharapkan dan disesuaikan dengan metode pembelajaran yang berisi komponen-komponen inti utama pada RPP atau modul ajar dalam kurikulum merdeka, (2) Pelaksanaan metode BMTM dengan suku kata terdiri dari mengondisikan siswa, apersepsi, pelaksanaan metode BMTM dengan suku kata, evaluasi pembelajaran dan refleksi pembelajaran, (3) Hasil evaluasi pelaksanaan metode BMTM dengan suku kata menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran membaca permulaan menggunakan metode BMTM dengan suku kata dapat membantu meningkatkan keterampilan membaca permulaan enam siswa kelas II yang kesulitan membaca permulaan.
Copyrights © 2024