Revitalisasi merupakan suatu proses, cara, dan perbuatan menghidupkan kembali suatu hal yang sebelumnya kurang terberdaya. Adanya artikel ini karena kurangnya minat pelajaran IPS dikalangan peserta didik. IPS juga selalu di nomor duakan karena dianggap sebagai mata pelajaran yang membosankan, dimana diperlukan sekali peranan seorang guru dalam mengelola metode pembelajaran karena guru sebagai peranan utama dalam hal meningkatkan minat peserta didik. Tujuan dibuatnya artikel ini adalah untuk meningkatkan kembali minat peserta didik pada pelajaran IPS dan membuktikan bahwa IPS bukan pelajaran yang membosankan juga dapat meningkatkan dan mengembangkan kemampuan berpokir kritis pada peserta didik. Pada artikel ini peneliti menggunakan metode analisis dokumen, dimana peneliti melakukan perbandingan dengan beberapa dokumen, baik berupa jurnal maupun artikel. Artikel ini memberi tahu bahwa metode yang paling efektif digunakan dalam pembelajaram dan meningkatkan minat peserta didik adalah menggunakan metode Contextual Teaching and Learning (CTL) dan Problem-Based Learning (Creative Problem Solving / CPS) Kedua metode pembelajaran ini dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik karena metode ini memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk memecahkan masalah yang terjadi sesuai dengan kemampuan dan keterampilan mereka Revitalisasi ini diharapkan sebagai sebuah solusi untuk menghidupkan kembali pelajaran IPS di sekolah menengah pertama.
Copyrights © 2024