Keluhan nyeri menstruasi sering kali terjadi pada remaja putri yang sudah menstruasi. Dismenore memiliki dampak signifikan pada kehidupan Wanita, menyebabkan pembatasan aktivitas sehari-hari, penurunan prestasi akademis pada remaja, dan kualitas tidur yang buruk. Selain itu, dismenore dapat memengaruhi suasana hati secara negative, seperti menimbulkan kecemasan dan depresi. Upaya untuk mengurangi dan/atau menghilangkan rasa nyeri dapat dilakukan dengan metode farmakologi dan nonfarmakologi. Upaya nonfarmakologi yang efektif yaitu dengan penerapan kompres hangat. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan pemahaman pada mahasiswi Tingkat I Sekolah Tinggi Ilmu Sukma Wijaya Sampang mengenai penanganan dismenore dengan menggunakan kompres hangat, dan juga mempelajari efektivitas pemberian penyuluhan dengan peningkatan pengetahuan pada mahasiswi. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di STIKES Sukma Wijaya Sampang. Kegiatannya berupa simulasi kompres hangat yaitu memperagakan cara pembuatan dan aplikasi kompres hangat untuk mengurangi nyeri saat haid. Selain simulasi kompres hangat, responden juga diberikan materi tentang menstruasi dan disminore. Nilai rata-rata pre test responden yaitu 47,5 dan nilai post test yaitu 66,25. Data tersebut menunjukkan peningkatan rata-rata sebelum dan sesudah diberikan materi penyuluhan. Rata-rata meningkat sebanyak 18,75. Data tersebut menujukkan adanya peningkatan sebelum dan sesudah diberikan materi penyuluhan. Nilai signifikasi Paired T Test yaitu 0,006 < α artinya adalah ada perbedaan sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan. Evaluasi setelah pelaksanaan simulasi kompres hangat, probandus menyatakan merasakan nyeri berkurang.
Copyrights © 2024