Cerpen merupakan salah satu karya sastra yang ide penulisannya muncul dari realitas kehidupan. Penokohan dalam cerpen merupakan salah satu gambaran realitas yang diwujudkan dalam bentuk karakter seseorang. Soesetio adalah tokoh utama dalam cerpen "Pada Titik Kulminasi" karya Satyagraha Hoerip. Karakter Soesetio menunjukkan kompleksitas ketika dihadapkan pada dilema harus membunuh adik iparnya sendiri. Karya tulis ini bertujuan untuk menganalisis cerpen menggunakan teori Struktur Genetik milik Lucien Goldmann, yakni teori yang menitikberatkan unsur karya. Teori ini akan menghasilkan pandangan dunia penulis melalui analisis tragic vision, subjek kolektif, fakta kemanusiaan, dan homologi. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan mimetik M. H. Abrams, yakni pendekatan yang memandang karya sastra sebagai tiruan. Berdasarkan hasil analisis ini, Soesetio mengalami ambivalensi moral (tragic vision) ketika harus mengambil nyawa dan akhirnya memilih akomodasi sebagai resolusi. Karakter ini mencerminkan pandangan dunia humanistik yang ditandai dengan pemikiran rasional dalam pengambilan keputusan.
Copyrights © 2024