Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemilikan kelembagaan, ukuran dewan komisaris, ukuran perusahaan, dan ukuran komite audit terhadap pengungkapan islamic social reporting (ISR). Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic index periode 2017-2021. Metode yang digunakan adalah purposive sampling sehingga 12 perusahaan yang menyajikan laporan keuangan lengkap sesuai dengan variabel yang diteliti dan di peroleh sebanyak 60 sampel perusahaan. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kepemilikan Kelembagaan tidak berpengaruh terhadap pengungkapan Islamic Social Reporting (ISR), Ukuran Dewan Komisaris berpengaruh terhadap pengungkapan Islamic Social Reporting (ISR), Ukuran Perusahaan berpengaruh terhadap pengungkapan Islamic Social Reporting (ISR), dan Ukuran Komite Audit tidak berpengaruh terhadap pengungkapan Islamic Social Reporting (ISR).
Copyrights © 2024