Penyediaan air bersih di wilayah pedesaan, khususnya Desa Amboyo Selatan, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, merupakan tantangan utama yang mempengaruhi kesejahteraan masyarakat. Pertumbuhan penduduk yang signifikan menambah kompleksitas permasalahan ini, terutama pada musim kemarau. Sungai Semuhut dan Sungai Mengkuas, sebagai sumber air utama, rentan terhadap fluktuasi musiman dan risiko pencemaran. Air hujan, sebagai alternatif, dipengaruhi oleh kondisi cuaca dan kebersihan sistem pengumpulan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggabungkan data primer dan sekunder, termasuk data kependudukan dari BPS dan pemerintah setempat. Temuan menunjukkan perlunya perbaikan infrastruktur, pengelolaan sumber air yang berkelanjutan, dan peningkatan kesadaran masyarakat tentang kebersihan air. Kesimpulannya, langkah-langkah terintegrasi dan berkelanjutan harus diambil untuk meningkatkan ketersediaan air bersih di Desa Amboyo Selatan. Ini tidak hanya akan memberikan solusi konkret terhadap permasalahan air, tetapi juga akan memberikan dampak positif pada kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat setempat
Copyrights © 2024