Partnering dalam Industri konstruksi diperlukan untuk memperdalam interaksi dan memperbaiki komunikasi dari setiap stakeholder dalam proyek. Komunikasi yang mendalam akan menimbulkan inovasi pada pelaksanaan proyek, sehingga kinerja proyek dapat tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektifitas dari pengembangan kebijakan pengukuran kedalaman partnering dalam proyek, melalui metode kualitatif dan kuantitatif penelitian ini akan mengambil studi kasus sebanyak 6 (enam) lokasi proyek Design & Build selanjutnya dilakukan Focus Group Discussion (FGD) pakar untuk memvalidasi hasil pengukuran yang dilakukan. Hasil dari penelitian ini adalah diperlukan pengembangan tools and technique untuk mengukur kedalaman partnering dalam proyek Konstruksi sehingga akan mendorong peningkatan kinerja proyek. Penelitian ini akan memberikan manfaat bagi pelaku proyek konstruksi, akademisi dan siapapun yang berfokus pada peningkatan kinerja proyek melalui partnering.
Copyrights © 2024