Latar Belakang : Menurut World Health Organization (WHO) bahwa urutan kedua dari penyakit terbanyak yang dialami lansia setelah artritis yaitu penyakit kardiovaskuler dan hipertensi. Angka kejadian tersebut mencapai 15,2% dari 1203 sampel. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan lansia mengenai pencegahan dan penanganan hipertensi.Metode : Metode kegiatan dilakukan melalui penyuluhan dengan memberikan materi secara langsung menggunakan media penunjang yaitu poster dan leaflet yang diberikan kepada lansia, dan ada evaluasi melalui pre dan post-test dengan 10 pertanyaan.Hasil : Didapatkan hasil dari 30 responden dengan menggunakan metode sampling jenuh, dapat diketahui dari pre-test berpengetahuan baik sejumlah 22 orang (73,3%) dan setelah dilakukan penyuluhan ada peningkatan hasil post-test berpengetahuan baik sebanyak 26 orang (86,7%), hal tersebut menandakan adanya peningkatan sebesar 18,28% . Selain itu, didapatkan hasil p value<0,000 menunjukkan bahwa adanya pengaruh setelah dilakukan edukasi tentang hipertensi pada lansia.Kesimpulan : Hasil pengabdian masyarakat ini yaitu menunjukkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan lansia mengenai hipertensi sehingga dapat mengurangi angka kejadian hipertensi pada lansia.
Copyrights © 2024