Indonesia terkena dampak krisis yang cukup terkenal yaitu Depresi Ekonomi (sekitar tahun 1930an) dan Krisis Ekonomi (sekitar tahun 1998). Dalam hal ini ada beberapa ekonomi skala kecil yang justru bertahan pada masa krisis. Hal ini sangat menarik karena selama ini yang dibicarakan mengenai krisis selalu tentang ekonomi makro dan ekonomi skala besar yang mengalami kehancuran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dalam sejarah yaitu heuristik (pengumpulan sumber), verifikasi (kritik sumber), interpretasi dan penulisan. Pertanian skala kecil pada tingkat tertentu memperoleh keuntungan dari masalah yang dihadapi sektor ekonomi ekspor hal ini terutama terjadi pada masa penurunan produksi gula pada 1929-1936 sehingga petani skala kecil terutama petani beras mendapat lahan yang lebih luas. Pada masa krisis moneter 1998 ada juga ekonomi skala kecil yang survive seperti smallholder pada masa Depresi Ekonomi yaitu Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang survive dari Krisis Ekonomi 1997 kemandirian UKM justru menyelamatkan dari krisis disaat perbankan Indonesia mengalami kehancuran. Salah satu contoh UKM yang survive pada masa krisis adalah angkringan. Dari kedua krisis tersebut terdapat smallholder dan UKM yang merupakan ekonomi dengan skala yang kecil dapat mencuri perhatian ekonomi nasional dengan kontribusinya sebagai “penyelamat” perputaran ekonomi pada saat krisis.
Copyrights © 2024