Salah satu faktor organisasi yang mempengaruhi kinerja perawat di rumah sakit adalah faktor kepemimpinan dari perawat manajer (kepala ruangan). Rumah sakit memerlukan perawat manajer yang dapat mempengaruhi, mengarahkan, memotivasi, dan mengendalikan bawahan dengan cara tertentu sehingga dapat meningkatkan efisiensi kinerja dan mencapai tujuan organisasi. Salah satu gaya kepemimpinan yang dapat diterapkan adalah kepemimpinan transformasional dan transaksional. Tujuan pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan perawat manajer terkait gaya kepemimpinan transformasional dan transaksional agar memberikan dampak terhadap kinerja perawat dalam pelayanan keperawatan. Metode kegiatan dilaksanakan melalui edukasi berbasis lectured-based talks dengan komunikasi interaktif yang terdiri dari 10 orang perawat manajer. Peserta diberikan pre test dan post test untuk mengukur pengetahuan mereka. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan selama satu hari yang sudah didahului dari persiapan, perizinan, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukan peningkatan pengetahuan perawat manajer dari 10% menjadi 90%. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat diterapkan oleh perawat manajer dalam upaya peningkatan kinerja perawat di rumah sakit melalui penerapan gaya kepemimpinan transformasional dan transaksional.
Copyrights © 2024