Jurnal Abdi Masyarakat
Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Abdi Masyarakat Agustus 2024

Penguatan Kewirausahaan Pemuda Melalui Implementasi Business Model Canvas di Kabupaten Tangerang

Pranindyasari, Chelsia (Unknown)
Uscha, Cindy Malinda (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Aug 2024

Abstract

Rasio kewirausahaan di Indonesia baru mencapai sekitar 3 persen pada tahun 2023, walaupun mayoritas pemuda Indonesia tertarik menjadi pengusaha. Namun, tantangan utama dalam meningkatkan wirausaha muda adalah memberikan pengetahuan yang tepat. Keberhasilan bisnis tidak hanya ditentukan oleh jumlah penjualan tetapi juga oleh keberlanjutan dan tata kelola yang baik. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kewirausahaan pemuda di Kabupaten Tangerang melalui pelatihan Business Model Canvas (BMC). Menggunakan metode Participatory Action Research (PAR), kegiatan ini melibatkan siswa SMA dalam merancang ide bisnis yang inovatif dan berkelanjutan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta tentang strategi bisnis, yang diukur melalui pre-test dan post-test. Program ini berhasil memfasilitasi penciptaan ide bisnis yang siap diimplementasikan, menunjukkan potensi BMC sebagai alat pengembangan kewirausahaan di kalangan pemuda. Implikasi dari kegiatan ini adalah perlunya dukungan berkelanjutan untuk mengintegrasikan BMC dalam kurikulum pendidikan kewirausahaan.   The entrepreneurship ratio in Indonesia will only reach around 3 percent in 2023, although the majority of young Indonesians are interested in becoming entrepreneurs. However, the main challenge in increasing young entrepreneurs is providing the right knowledge. Business success is not only determined by the number of sales but also by sustainability and good governance. This program aims to increase the entrepreneurial capacity of young people in Tangerang Regency through Business Model Canvas (BMC) training. Using the Participatory Action Research (PAR) method, this activity involves high school students in designing innovative and sustainable business ideas. The results showed a significant increase in participants' understanding of business strategies, as measured by pre-tests and post-tests. This program successfully facilitated the creation of business ideas that were ready to be implemented, demonstrating the potential of BMC as a tool for developing entrepreneurship among young people. The implication of this activity is the need for continued support to integrate BMC into the entrepreneurship education curriculum.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

jam

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

JAM memiliki fokus utama pada pengembangan ilmu-ilmu di ranah pengabdian kepada masyarakat. Lingkup ranah pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi; tetapi tidak hanya terbatas pada: 1. Pelatihan, 2. Pemasaran, 3. Teknologi Tepat Guna (TTG), 4. Pengembangan Ekonomi, Kewirausahaan, Koperasi, ...