Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan fungsi tindak tutur ilokusi yang dikembangkan oleh Searle meliputi asertif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklaratif pada tayangan “Lapor Pak!” di kanal YouTube Trans7 Official serta relevansinya terhadap pembelajaran teks anekdot. Metode analisis data pada penelitian ini menggunakan metode simak dan catat dengan instrumen penelitian berupa kartu data. Hasil analisis tuturan-tuturan ilokusi pada tayangan “Lapor Pak!” secara keseluruhan ditemukan 79 data yang terbagi menjadi 33 data tuturan asertif, 21 data tuturan direktif, 3 data tuturan komisif, 22 data tuturan ekspresif, dan tidak ditemukan data berupa tindak tutur deklaratif. Untuk menunjukkan relevansi dengan pembelajaran teks anekdot dilihat dari Capaian Pembelajaran sebagai hasil dari tujuan pembelajaran. Melihat Capaian Pembelajaran tayangan “Lapor Pak!” lebih cocok digunakan pada elemen berbicara karena gestur tidak bisa dituangkan kedalam tulisan. Namun tayangan “Lapor Pak!” masih bisa digunakan sebagai materi pembelajaran teks anekdot karena memiliki tujuan yang sama dan tuturan-tuturan ilokusi pada tayangan “Lapor Pak!” bisa digunakan sebagai landasan dalam menyampaikan gagasan kedalam teks anekdot.
Copyrights © 2024