Kompetensi siswa dalam memahami materi algoritma dan pemrograman masih menjadi tantangan, terutama karena pendekatan pembelajaran yang cenderung teoretis dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Rendahnya kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah turut menjadi hambatan dalam mencapai hasil belajar optimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi siswa kelas 9 di SMP Negeri 2 Semarang melalui penerapan metode Problem Based Learning (PBL). Metode ini dipilih karena mampu mendorong keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran berbasis masalah nyata yang relevan dengan algoritma dan pemrograman. Penelitian menggunakan desain penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 32 siswa. Data dikumpulkan melalui tes kompetensi, observasi, dan wawancara, lalu dianalisis deskriptif. Hasil menunjukkan rata-rata nilai kompetensi siswa meningkat dari 68,5 pada pra-siklus menjadi 78,2 pada siklus pertama, dan mencapai 85,6 pada siklus kedua. Selain itu, motivasi dan keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran juga meningkat. Penerapan metode PBL efektif dalam meningkatkan kompetensi siswa dan direkomendasikan untuk diterapkan pada mata pelajaran lain yang memerlukan pendekatan serupa.
Copyrights © 2024