Artikel ini bertujuan mengulas peran penting penerapan perspektif teori atribusi pada Manajemen Sumber Daya Manusia dan Perilaku Organisasi dalam industri keramah-tamahan. Berdasarkan tinjauan pustaka teori atribusi menjelaskan bagaimana karyawan mengevaluasi ketidaksopanan di tempat kerja, dan memengaruhi sikap karyawan dalam situasi tersebut, sehingga memengaruhi pula perspektif dan sikap karyawan terhadap hal-hal yang berhubungan dengan hal Manajemen Sumber Daya Manusia dan Perilaku Organisasi seperti kepuasan kerja, komitmen, niat berpindah kerja, keterlibatan karyawan, Perilaku Kewarganegaraan Organisasi, dan lainnya. Dengan menerapkan perspektif teori atribusi pada perilaku ketidaksopanan di tempat kerja, karyawan maupun pimpinan perusahaan dapat menggunakan pemahaman teori atribusi untuk mengelola dampak ketidaksopanan di tempat kerja dan memitigasi hal-hal negatif.
Copyrights © 2025