Penelitian ini mengkaji daya saing Akademi Komunitas Negeri (AKN) di Indonesia. Penelitian ini menganalisis fluktuasi jumlah mahasiswa di lima AKN dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi tren tersebut. Dengan menggunakan kerangka VRIO, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan AKN serta memberikan rekomendasi untuk meningkatkan daya saing mereka, khususnya dalam menarik siswa SMA dan memenuhi kebutuhan industri. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran untuk menyelidiki daya saing Akademi Komunitas di Indonesia dari perspektif siswa SMA dan praktisi HRD. Kuesioner berbasis kerangka VRIO digunakan untuk mengumpulkan data dari 100 siswa SMA dan 30 praktisi HRD. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi daya saing Akademi Komunitas serta memberikan rekomendasi berbasis data untuk meningkatkan daya tarik mereka bagi calon mahasiswa dan kepercayaan praktisi HRD terhadap lulusannya. Data menunjukkan bahwa sebagian besar responden dari kedua kelompok lebih menyukai lulusan dengan tingkat pendidikan tinggi (D4/S1). Namun, Akademi Komunitas masih memiliki peluang dengan fokus pada pengembangan kompetensi, pengalaman kerja, dan relevansi kurikulum dengan kebutuhan industri. Akademi Komunitas perlu melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan daya saing mereka dan menarik siswa serta industri. Dengan fokus pada pengembangan kompetensi, relevansi kurikulum, dan pengalaman kerja, Akademi Komunitas dapat menjadi pilihan menarik bagi calon mahasiswa dan memenuhi kebutuhan industri akan tenaga kerja terampil. Kata kunci: Akademi Komunitas, Daya Saing, Kerangka VRIO, Pendaftaran Mahasiswa, Kebutuhan Industri.
Copyrights © 2024