Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

ANALISIS HADIS TAHNIK DENGAN PENDEKATAN SIMULTAN DAN SAINS MODERN Muchamad Saiful Muluk
Diya Al-Afkar: Jurnal Studi al-Quran dan al-Hadis Vol 10, No.1 (2022): Juni
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/diyaafkar.v10i1.10299

Abstract

Tahnik tradition for the baby which had done by our prophet Muhammad pbuh, sahabat and oldest ulama is more forgotable and doubtful its hujjah. This research ordered to answer about hujjah problematical of tahnik based on hadith sources and modern sciences. The hadith object is from Abu Musa ra, which issued by al-Bukhari. This hadith have five transmitters, they are Ishaq ibn Nasr, Abu Usamah, Burayd, Abi Burdah and Abu Musa ra. This research method is qualitative descriptive with library research simultanly. The result in parcial research show that the status of hadith tahnik is weak (hadith da’if) based on sanad. The results of simultaneous research show that the status of hadith is sahih li ghayrihi in the quality and ahad masyhur in quantity. The content of hadith support the modern sciences theory, expecially in medical theoretical and oral phase in development psychology based psychosexual’s Sigmund Freud. The conclusion of this research order Muslim society to do tahnik for their babies without any hesitation.Tradisi tahnik bayi yang dilakukan oleh Nabi Muhammad saw, para sahabat dan ulama terdahulu kini semakin diragukan kesahihannya dan cenderung ditinggalkan. Penelitian ini menjawab masalah ke-hujjah-an tahnik bayi berdasarkan sumber-sumber hadis dan sains modern. Hadith yang diteliti adalah riwayat Abu Musa ra. yang dikeluarkan oleh al-Bukhari. Hadis ini memiliki 5 orang periwayat, yakni Ishaq ibn Nas, Abu Usamah, Burayd, Abi Burdah dan Abu Musa ra. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif dengan telaah kepustakaan (library research) secara simultan. Hasil penelitian secara parsial menunjukan bahwa hadith tahnik berderajat hadith da’if al-isnad. Sedangkan penelitian simultan menunjukan bahwa hadith tahnik berderajat sahih li gayrihi secara kualitas dan berstatus ahad masyhur secara kuantitas. Kandungan makna hadith mendukung teori sains modern, khususnya dalam dunia kedokteran dan fase oral dalam psikologi perkembangan berdasarkan psikoseksual Sigmund Freud. Sehingga, tahnik bayi sangat dianjurkan untuk diamalkan oleh umat Islam tanpa keraguan.
Digitalisasi Layanan Asesmen Konseling Berbasis Neuro-linguistic Programming Dengan Model ADDIE Di SMK Negeri 1 Kademangan Blitar Muchamad Saiful Muluk; Rafika Akhsani; Ibnu Athaillah; Moch. Kholil
Edu Consilium : Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Vol. 5 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ec.v5i1.11233

Abstract

Counseling services are an integral part of education in helping students fulfill their developmental tasks and solve problems that hinder them. However, there are problems that hinder the performance of counseling teachers, including the proportion of counseling teachers' duties exceeding the limit, the complexity of students' problems, the conventional counseling service process, and the lack of documentation of the counseling process. This requires a solution, one of which is the digitization of counseling services. The focus of this research is the development of a neuro-linguistic programming (NLP) based counseling service application at SMK Negeri (SMKN) 1 Kademangan Blitar. The research procedure uses the ADDIE model (analysis, design, development, implementation and evaluation). Data collected by forum group discussion, interview, observation and documentation. The results showed that the developed counseling service application was able to detect the tendency of the counselee's modality and determine the sub modality map quickly and accurately. This makes it easier for counselors to carry out the stages of diagnosis, prognosis, treatment, evaluation and follow-up of counseling process, as well as documenting the counseling record. Based on the results of the application testing and implementation, counseling teachers feel helped by the digital counseling service application.
Pengembangan Metode Pembelajaran Berbasis Permainan pada Mata Kuliah Agama Islam di AKN Putra Sang Fajar Blitar Menggunakan Model 4-D Thiagarajan Muluk, Muchamad Saiful; Athaillah, Ibnu
MA'ALIM: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2023): MA'ALIM: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/maalim.v4i2.7270

Abstract

Learning theoretical subjects at Vocational Colleges (PTV) is very identical to practice, but has its own challenges, including the general basic subjects (MKDU) of Islamic Religion. The problem with Islamic religious education in higher education, apart from the curriculum, teacher competency, differences in the quality of student understanding, and scientific dichotomy, is that there is also a very small learning portion (around 2 credits) from other subjects. This condition requires creative innovation, one of which is the development of game-based learning. This research focuses on developing a game-based learning method with Thiagarajan 4D model on Muslim Personality material which consists of 4 stages, namely defining, designing, developing and disseminating. Research data was collected by interviews, observation and documentation. The design of this game-based learning method has been validated by material and game experts, tested on a small scale and implemented in classrooms. Based on the validation results from material experts and game experts, the results showed that game-based learning designs are very suitable for use. The results of small-scale trials and implementation in classrooms show that students are enthusiastic, actively discussing, asking and answering, confident, and eager to participate in learning without feeling sleepy. Game-based learning methods can be used as an effective way to teach theory courses.
ANALISIS DAYA SAING AKADEMI KOMUNITAS DI INDONESIA MELALUI KERANGKA VRIO: WAWASAN DARI SISWA SEKOLAH MENENGAH DAN PRAKTISI MSDM Utama, Adiguna Sasama Wahyu; Purnomo, Panji; Muluk, Muchamad Saiful
Jurnal Penelitian Manajemen Terapan (PENATARAN) Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Manajemen STIE Kesuma Negara Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji daya saing Akademi Komunitas Negeri (AKN) di Indonesia. Penelitian ini menganalisis fluktuasi jumlah mahasiswa di lima AKN dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi tren tersebut. Dengan menggunakan kerangka VRIO, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan AKN serta memberikan rekomendasi untuk meningkatkan daya saing mereka, khususnya dalam menarik siswa SMA dan memenuhi kebutuhan industri. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran untuk menyelidiki daya saing Akademi Komunitas di Indonesia dari perspektif siswa SMA dan praktisi HRD. Kuesioner berbasis kerangka VRIO digunakan untuk mengumpulkan data dari 100 siswa SMA dan 30 praktisi HRD. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi daya saing Akademi Komunitas serta memberikan rekomendasi berbasis data untuk meningkatkan daya tarik mereka bagi calon mahasiswa dan kepercayaan praktisi HRD terhadap lulusannya. Data menunjukkan bahwa sebagian besar responden dari kedua kelompok lebih menyukai lulusan dengan tingkat pendidikan tinggi (D4/S1). Namun, Akademi Komunitas masih memiliki peluang dengan fokus pada pengembangan kompetensi, pengalaman kerja, dan relevansi kurikulum dengan kebutuhan industri. Akademi Komunitas perlu melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan daya saing mereka dan menarik siswa serta industri. Dengan fokus pada pengembangan kompetensi, relevansi kurikulum, dan pengalaman kerja, Akademi Komunitas dapat menjadi pilihan menarik bagi calon mahasiswa dan memenuhi kebutuhan industri akan tenaga kerja terampil. Kata kunci: Akademi Komunitas, Daya Saing, Kerangka VRIO, Pendaftaran Mahasiswa, Kebutuhan Industri.
Pengaruh Metode Game Based Learning Pada Mata Kuliah Agama Islam Terhadap Interpersonal Dan Intrapersonal Skills Mahasiswa Muchamad Saiful Muluk; Ibnu Athaillah
JAMI: Jurnal Ahli Muda Indonesia Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46510/jami.v5i2.310

Abstract

Tujuan. Dalam menyongsong era society 5.0, pendidikan tinggi melalui kegiatan tri dharma-nya dituntut untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya mumpuni dalam ilmu pengetahuan dan teknologi serta penerapannya, tetapi juga mempunyai rasa percaya diri atas keilmuannya dan memiliki kapasitas attitude yang baik. Salah satu langkah mewujudkannya adalah melalui mata kuliah pengembang kepribadian, seperti mata kuliah Agama Islam. Fokus penelitian ini adalah melihat pengaruh penerapan metode game based learning terhadap interpersonal skills dan intrapersonal skills mahasiswa di Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar. Material dan Metode. Jumlah sampel (n) = 48 responden dari populasi (N)= 120 mahasiswa. Data dikumpulkan dengan kuesioner menggunakan google form, dan dianalisis menggunakan software SmartPLS versi 3.0 dengan analisis SEM (Structural Equation Modelling) berdasarkan output Iner Model dan Outer Model. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh signifikan variable game based learning terhadap interpersonal skills dengan nilai path coefficient 0,674, dan intrapersonal skills dengan nilai path coefficient 0,746. Kesimpulan. Hal ini mengindikasikan adanya sumbangan pengaruh penerapan metode game based learning dalam mata kuliah Agama Islam terhadap interpersonal skills sebanyak 67,4% dan intrapersonal skills sebanyak 74,6%, sehingga metode game based learning dapat diterapkan dalam mata kuliah pengembang kepribadian.
Profil Kepribadian Muslim Digital: Integrasi Dzikir, Fikir, Ilmu dan Amal Muluk, Muchamad Saiful
Afkaruna: International Journal of Islamic Studies (AIJIS) Vol. 1 No. 2 (2024): March
Publisher : Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda'wah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/aijis.v1i2.1559

Abstract

The digital age is an absolute requirement that presents both benefits and challenges. It has a direct impact on all aspect of modern life, including Muslim lives, as well as social and individual behavior. The optimal Muslim personality profile for navigating modern society and daily life in the digital age is addressed by this research. Using library research methodologies, a descriptive-qualitative methodology was used to perform this study. The results showed that 1) the Muslim personality is formed by the mechanism of balancing the role of the personality structure between the sharpness of reason (al-aql), the gentleness of the heart (al-qalb), and the control of lust (al-nafs) in the Muslim soul; 2) the ideal Muslim personality in the digital era is a person who integrates zikr (remembrance), fikr (thinking), ilm (knowledge), and 'amal (charity) in daily life; and 3) the implementation of the ideal Muslim personality produces individual piety and social piety, which are needed in building a harmonious and serene digital society, both as individuals and members of society.
Existence of Islamic Boarding School Sufism in the Digital Age: Buya Syakur Yasin's Sufism Moderation Thoughts Nikmah, Shofiatun; Muluk, Muchamad Saiful
Analisis: Jurnal Studi Keislaman Vol 22 No 2 (2022): Analisis : Jurnal Studi Keislaman
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajsk.v22i2.14215

Abstract

The existence of Sufism took part in filling the empty space in the midst of Indonesian people's lives from the colonial era to the current digital era, one of the thoughts of Sufism in Indonesia is Buya Syakur Yasin with his Sufism moderation thoughts. This research looks at the dynamics of Islamic boarding school Sufism from time to time, as well as the role of Buya Syakur Yasin in spreading religious moderation with a Sufistic perspective in the digital era. This study uses a qualitative method with a socio-historical approach to understand holistically from time to time the dynamics of Islamic boarding school tasawuf and content-analysis as an analytical tool in capturing the meaning of Buya Syakur Yasin's thoughts through his Youtube Channel. Research shows that the dynamics of Sufism in Islamic boarding schools is divided into four typologies: the early Islamic era, the colonial era, the modern era and the digital era. Meanwhile, Buya Syakur Yasin, through a digital platform, develops an understanding of moderate Sufism which is closely related to humanistic Sufism, where human values become common consciousness to foster religious moderation in perspective and behavior in everyday life.
PENGARUH METODE GAME BASED LEARNING PADA MATA KULIAH AGAMA ISLAM TERHADAP INTERPERSONAL DAN INTRAPERSONAL SKILLS MAHASISWA Muchamad Saiful Muluk; Ibnu Athaillah; Moch. Kholil
Al-Hasanah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 10 No 01 (2025): Al-Hasanah : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Pelabuhan Ratu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/1001629

Abstract

In welcoming the era of society 5.0, higher education through its tri dharma activities is required to produce graduates who are not only competent in sciences and technologies and their applications, but also have self-confidence in their knowledge and have the capacity for a good attitude. One step to making this happen is by studying personality development courses, such as Islamic religion courses. The focus of this research is to look at the effect of applying game-based learning methods on the interpersonal and intrapersonal skills of students at Putra Sang Fajar Blitar State Community College. The number of samples (n) is 48 from a population (N) of 120 students. Data was collected by questionnaire using Google Form and analyzed using SmartPLS version 3.0 with SEM (Stuctural Equation Modelling) analysis based on the output of the Iner Model and Outer Model. The research results show that there is a significant influence of game-based learning on interpersonal skills (path coefficient = 0.674) and intrapersonal skills (path coefficient = 0.746). This indicated that applying the game-based learning method in Islamic religion courses has a significant influence on interpersonal skills, as much as 67.4% and intrapersonal skills, as much as 74.6%, so the game-based learning method can be applied in personality development courses.
Peningkatan Pendidikan dengan Pelatihan Penyuntingan Video Pembelajaran pada Guru dan Instruktur LPM di Kota Blitar Athaillah, Ibnu; Akhsani, Rafika; Waspada, Heri Priya; Kholil, Moch.; Ismanto, Ismanto; Muluk, Muchamad Saiful; Charisma, Kristinanti
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Dinas Pendidikan Kota Blitar bertujuan untuk meningkatkan keterampilan penyuntingan video di kalangan guru sekolah dan instruktur lembaga pelatihan di Kota Blitar. Dalam era digital saat ini, kemampuan menyunting video menjadi semakin penting dalam proses pembuatan video pembelajaran. Pelatihan ini melibatkan 50 peserta dari berbagai latar belakang pendidikan dan terdiri dari beberapa metode pengajaran interaktif, praktik langsung, dan evaluasi pasca-pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan peserta, di mana 85% peserta merasa lebih percaya diri dalam menggunakan perangkat lunak penyuntingan video setelah pelatihan. Umpan balik dari peserta sangat positif, dengan 87% menyatakan kepuasan terhadap materi dan metode pengajaran yang diterapkan. Namun, tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan waktu dalam penerapan teknik baru juga teridentifikasi. Sebagai tindak lanjut, peserta menunjukkan minat untuk membentuk kelompok belajar dan meminta pelatihan lanjutan guna mendalami teknik penyuntingan yang lebih kompleks. Dengan keterampilan baru yang diperoleh, diharapkan para pendidik dapat menciptakan konten pembelajaran yang lebih interaktif dan inovatif, meningkatkan motivasi belajar siswa. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi peserta tetapi juga berpotensi memberikan dampak jangka panjang bagi kualitas pendidikan di lingkungan peserta. Tulisan ini menyajikan temuan dan rekomendasi untuk kegiatan pengabdian masyarakat di masa mendatang.
Pelatihan Pengembangan Aplikasi Klasifikasi Gambar Dengan Library Kecerdasan Buatan Bagi Siswa Kelas XI SMAK Diponegoro Blitar – Jawa Timur Kholil, Moch.; Akhsani, Rafika; Athaillah, Ibnu; Ismanto, Ismanto; Waspada, Heri Priya; Muluk, Muchamad Saiful; Charisma, Kristinanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Terapan Vol 1 No 2 (2024): JUPITER Agustus 2024
Publisher : Informatika, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jupiter.1.2.20

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan semakin pesat, menjadikan perannya sangat signifikan dalam disrupsi industri 4.0. Teknologi kecerdasan buatan dalam bidang machine learning menjadi bidang ilmu yang terus dikembangkan para ilmuwan di dunia. SMA Katolik Diponegoro merupakan salah satu sekolah yang beralamatkan di Jl. Diponegoro No.32, Bendogerit, Kec. Sananwetan, Kota Blitar, Jawa Timur. Masuknya materi Kecerdasan Buatan pada mata pelajaran informatika kelas XI menjadikan pengalaman baru bagi guru dan siswa SMA sehingga perlunya pembaharuan pengetahuan terkait pembuatan perangkat mobile dengan library kecerdasan buatan. Kegiatan ini bertujuan untuk mendampingi siswa kelas XI SMA Katolik Diponegoro dalam pengembangan perangkat mobile dengan library kecerdasan buatan sehingga siswa mendapatkan pengalaman baru dalam penerapan teknologi kecerdasan buatan pada aplikasi yang dikembangkan. Kegiatan dimulai dari pengenalan kecerdasan buatan dan machine learning, pengembangan perangkat mobile, dan menerapkan kecerdasan buatan dalam pengembangan perangkat mobile. Untuk mencapai tujuan tersebut, tahapan yang dilakukan meliputi tahapan pra pelatihan, pelatihan, dan pasca pelatihan. Untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa maka dilakukan pre tests dan post tests. Berdasarkan hasil yang pre test dan post test, pemahaman siswa terhadap materi mengalami peningkatan dengan hasil 84,71%.