Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan etika bisnis Islam dalam proses produksi kerupuk tasik di Wiradesa, Pekalongan. Pendekatan deskriptif kualitatif dipilih sebagai pendekatan penelitian. Peneliti mengumpulkan data dengan melakukan wawancara mendalam dan observasi terhadap pemilik pabrik kerupuk tasik di Wiradesa. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pabrik kerupuk tasik di Wiradesa sudah mampu menerapkan etika bisnis Islam dalam proses produksi kerupuk tasik. Hal ini dapat dilihat dari penerapan prinsip kesatuan (unity), penerapan prinsip keseimbangan (equilibrium), penerapan prinsip kehendak bebas (free will), penerapan prinsip tanggung jawab (responsibility), serta penerapan prinsip kebenaran (truth), dengan contoh misal mereka menggunakan bahan baku alami, kebersihan terjaga, dan menjamin gaji karyawan dengan 3-6 juta perbulan dengan sistem kerja borongan, yang juga disediakan konsumsi makanan bagi siapapun yang ingin makan
Copyrights © 2024