NPCI (National Paralympic Committee Indonesia) merupakan wadah untuk kegiatan olahraga bagi penyandang disabilitas. Pada ajang kompetisi National Paralympic Week di Papua, para atlet NPCI Kota Bandung gagal meraih medali. Selain karena faktor kesiapan fisik yang kurang, faktor psikologis juga turut mempengaruhi performa atlet. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri dengan kecemasan bertanding pada atlet quadriplegia NPCI Kota Bandung dalam menghadapi pertandingan. Populasi penelitian adalah atlet quadriplegia NPCI Kota Bandung yang berjumlah 35 orang. Data penelitian diperoleh dengan Skala General Self-Efficacy (GSE) dikembangkan oleh Ralf Schwarzer; kecemasan bertanding menggunakan Sport Competition Anxiety Test (SCAT) dikembangkan oleh Martens. Metode penelitian menggunakan metode korelasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan antara efikasi diri dengan kecemasan berkompetisi pada atlet NPCI disabilitas di Kota Bandung dengan koefisien korelasi sebesar rs= -0,500. Hal ini berarti hipotesis penelitian diterima yaitu semakin tinggi efikasi diri maka semakin rendah kecemasan berkompetisi atlet tersebut.
Copyrights © 2022