Generasi milenial di pedesaan sering menghadapi keterbatasan akses terhadap informasi dan edukasi keuangan yang berdampak pada kemampuan mereka dalam mengelola keuangan secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pentingnya financial planning bagi milenial di Desa Tunggilis, Kabupaten Pangandaran, serta mengembangkan program literasi keuangan yang sesuai dengan kebutuhan lokal. Melalui pendekatan partisipatif, penelitian ini melibatkan observasi langsung, wawancara, dan diskusi kelompok terfokus dengan masyarakat setempat. Hasilnya menunjukkan bahwa rendahnya pengetahuan keuangan menyebabkan keterbatasan dalam pengelolaan pendapatan, investasi, dan tabungan, sehingga menghambat pencapaian stabilitas ekonomi. Program literasi keuangan yang dikembangkan mencakup materi pengelolaan keuangan, pengendalian utang, pentingnya menabung, serta pemanfaatan teknologi keuangan (fintech) yang sederhana dan mudah diakses. Program ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya financial planning sebagai langkah menuju kemandirian finansial. Penelitian ini merekomendasikan penerapan literasi keuangan secara berkelanjutan untuk menciptakan generasi milenial yang lebih melek finansial dan siap menghadapi tantangan ekonomi masa depan.
Copyrights © 2024