Kasus intimidatif dapat terjadi dimana saja, pada skala kecil atau menengah dengan berpotensi mengganggu atau tidak, yang pasti tindakan bullying perlu diantisipasi sebelum menjadi masalah yang dapat menganggu keharmonisan siswa di sekolah. Salah satu upaya untuk mencegah potensi bullying tersebut adalah dengan menguatkan literasi guru tentang model pencegahan bullying yakni Multidimensional Model Of Coping With Bullying (MMBC). Pengabdian ini memfokuskan pada penguatan literatur guru tentang MMCB yang akan dilaksanakan di MI Nurul Karim NW Kebon Ayu Lombok Barat. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode FGD dan workshop sehingga dapat memberikan keleluasaan bagi guru untuk memperoleh informasi yang tepat. Adapaun tiga tahapan yaitu pesiapan, pelaksanaan dan monitoring. Hasil pengabdian menggambarkan bahwa bullying dianggap sebagai aktivitas yang tidak membahayakan manakala tidak menimbulkan perselisihan antar siswa yang berujung pada keterlibatan orang tua. Anak terbiasa saling bermain dengan temannya di rumah, secara umum lokasi antar siswa tidak terlalu jauh. Walaupun demikian perilaku ini harus ditanggapi dengan serius. Potensi perselisihan antar siswa dapat menjadi masalah yang sulit dikendalikan kalau tidak diberikan pemahaman secara komperhensif melalui berbagai program pembinaan akhlaq anak. Literasi model MMBC ini membuat guru memiliki tambahan literasi dalam menangani potensi bullying anak.
Copyrights © 2025