Pusat pencegahan demensia bagi lansia merupakan sentra pencegahan kepikunan bagi para lansia, demensia artinya gangguan fungsi memori yang terjadi secara perlahan, serta mampu merusak kinerja serta kegiatan kehidupan sehari-hari pengidapnya. Tujuan dari pendekatan konsep salutogenesis ialah mencapai rasa koherensi, yaitu persepsi sehat seorang yang bekerjasama memakai keahlian seseorang dalam menghadapi stres dan menjaga syarat sehat di hayati. Konsep salutogenesis diterapkan di bentuk pada fasad bangunan, pola hubungan ruang yang menyatu dengan ruang luar, detail arsitektur serta pada interior yang mempunyai beberapa aspek diantaranya merupakan lingkungan yang bisa memberikan rasa koherensi pada lansia, pencayahaan alami, serta ruang–ruang buat yang “safety” untuk lansia. Metodologi yang di gunakan “Force-Based Design” karena metodologi ini dimulai dengan mengidentifikasi isu dan masalah, lalu menentukan kendala dan potensi. Selanjutnya, forces dihubungkan dengan pendekatan yang menghasilkan constrains, asset, dan pressure. Pada tahap refine, elemen kriteria arsitektur yang terintegrasi. Dapat disimpulkan perancangan pusat pencegahan demensia pada lansia adalah dengan sesuai fungsi ruang sesuai kebutuhan lansia serta penambahan fasilitas penunjang lain, sehingga lansia dapat dengan mudah melakukan aktivitas di dalam ruang maupun di luar ruang.
Copyrights © 2024