Jurnal Arsitektur
Vol 8 No 02 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur

PUSAT KEBUDAYAAN DI BANYUWANGI Tema: EXTENDING TRADITION

Bagas Reyvaldy Nurwahid (Unknown)
Gaguk Sukowiyono (Unknown)
Komang Ayu Laksmi Harshinta Sari (Unknown)



Article Info

Publish Date
16 Dec 2024

Abstract

Banyuwangi adalah daerah yang mempunyai ragam seni dan budaya, hal ini menjadikan minat wisatawan mancanegara terhadap budaya Banyuwangi sangat tinggi, maka dari itu pentingnya untuk melestarikan dan memanfaatkan budaya Banyuwangi. Namun, saat ini minat generasi muda terhadap budaya menurun, hal ini dikarenakan dampak krisis budaya yang semakin membahayakan kelestarian budaya. Dengan kondisi seperti saat ini, diperlukan langkah proaktif untuk menjaga warisan budaya Banyuwangi. Salah satu langkah penting untuk mengatasi krisis budaya serta memberi ruang bagi pelestarian warisan budaya ini untuk tetap lestari adalah dengan merancang pusat budaya dengan pendekatan "Extending Tradition". Perancangan pusat budaya ini didasarkan pada konsep rumah Osing dan unsur dari seni tari Gandrung. Konsep ini mengimplementasikan ciri khas rumah adat Osing seperti tata ruang dan bentuk atap rumah Osing. Oleh karena itu, perancangan ini menggunakan metode Concept Based dari Plowright. Metode ini melibatkan proses source domain sumber terhadap kualitas elemen arsitektur tangible rumah Osing dan elemen intangible seni tari Gandrung. Pusat budaya ini akan menjadi tempat bagi pengunjung untuk menikmati seni terpadu yang setiap elemennya saling melengkapi dan memperkuat pesan budaya yang disampaikan.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

pengilon

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture

Description

Pengilon is an academic journal written by bachelor student of architecture department, Institut Teknologi Nasional Malang. Pengilon covers wide variety topics in the context of built environment, architecture, and ...