Selama tahap awal pembangunan kota, sebagian besar lahan adalah ruang hijau terbuka, karena kebutuhan ruang untuk menampung penduduk dan aktivitas mereka, ruang hijau ini cenderung berubah menjadi kawasan terbangun. Adapun tujuan penelitian adalah untuk mengkaji kesesuaian ruang terbuka hijau terhadap jumlah penduduk di kawasan perkotaan Kota Samarinda. Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Adapun hasil pembahasan menunjukkan bahwa penilaian terhadap tingkat efektivitas fungsi ruang terbuka hijau sebagai ruang publik didominasi oleh variabel yang tergolong efektif yaitu sebanyak 5 (lima) variabel. Sedangkan, variabel lain tergolong cukup efektif sebanyak 4 (empat) variabel. Variabel yang tergolong efektif yaitu variabel fungsi RTH, perilaku pengunjung, fasilitas penunjang, dan fungsi sosial. Kemudian, variabel yang tergolong cukup efektif yaitu variabel fungsi ekonomi, fungsi kelembagaan, pemanfaatan lahan dan fungsi lahan. Melalui tabel hasil analisa diatas, diketahui bahwa variabel yang memiliki nilai efektivitas paling tinggi adalah variabel fasilitas penunjang dengan nilai efektivitas sebesar 2,9. Sedangkan, variabel yang memiliki tingkat efektivitas paling rendah adalah variabel fungsi lahan dengan nilai efektivitas sebesar 2,1.
Copyrights © 2024