Kesiapan kerja merupakan salah satu faktor utama yang harus dimiliki oleh lulusan SMK untuk memasuki dunia kerja. Berdasarkan data BPS menyatakan bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Februari 2022 jumlah lulusan SMK paling tinggi diantara tingkat pendidikan yang lain yaitu sebanyak 10,38%. Hal ini mengindikasikan kurangnya kesiapan kerja siswa SMK. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji peran praktik kerja industri dalam memoderasi pengaruh ICT skill, kompetensi kejuruan dan soft skill terhadap kesiapan kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMK se-Kabupaten Sragen kelas XII program keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga tahun ajaran 2022/2023 sebesar 268 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster random sampling dan jumlah sampel sebanyak 160 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dokumentasi. Metode analisis data dilakukan dengan analisis statistik deskriptif, analisis regresi berganda dan moderated Regression analysis dengan alat analisis software SPSS Statistic 23. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan variabel ICT skill dan soft skill terhadap kesiapan kerja. Kompetensi kejuruan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kesiapan kerja. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa praktik kerja industri dapat memoderasi pengaruh kompetensi kejuruan terhadap kesiapan kerja. Di sisi lain, penelitian ini tidak dapat menemukan adanya peran praktik kerja industri dalam memoderasi pengaruh ICT skill dan soft skill terhadap kesiapan kerja.
Copyrights © 2024