Studi ini meneliti bagaimana mahasiswa Institut Ahmad Dahlan Probolinggo mempertahankan nilai-nilai karakter santri. Pendidikan karakter diintegrasikan melalui pendidikan agama dan praktik sehari-hari di lingkungan akademis. Metode kualitatif dengan studi kasus digunakan untuk menggali pemahaman dan praktik mahasiswa terhadap nilai-nilai seperti kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemandirian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menunjukkan pemahaman mendalam terhadap nilai-nilai tersebut, meskipun menghadapi tantangan akademis dan sosial. Penelitian ini memberikan wawasan tentang pentingnya institusi pendidikan tinggi dalam mendukung pengembangan karakter santri, dan menawarkan rekomendasi untuk memperkuat program pembinaan karakter melalui kolaborasi antara pendidikan formal dan informal. Sinergi antara semua pihak, termasuk mahasiswa, dosen, dan institusi, diperlukan untuk mempertahankan dan mengembangkan karakter generasi muda yang berintegritas dan berakhlak
Copyrights © 2024