Bali dikenal dengan keindahan alam dan kaya akan budaya. Kearifan lokal berupa tradisi sebagai bagian dari toleransi sosial dengan mencakup sikap saling menghormati dan menerima perbedaan yang ada dalam masyarakat termasuk perbedaan budaya dan tradisi. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kesadaran pentingnya toleransi sosial di perkotaan khususnya pada penduduk minoritas beragama Islam. Jurnal artikel ini menggunakan penelitian kepustakaan adalah jenis penelitian kualitatif dengan metode library research / literatur review. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat minoritas Islam di Denpasar, Bali bisa hidup berdampingan dan mampu melakukan adaptasi dengan agama mayoritas Hindu dengan melakukan beberapa akulturasi budaya dan tradisi lokal. Meskipun menghadapi beberapa tantangan sebagai agama minoritas, masyarakat muslim bisa menjaga identitas keagamaannya. Tradisi Ngejot dan Magibung menjadi cerminan toleransi dan harmonisasi antar umat beragama.
Copyrights © 2024