Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan nilai-nilai pendidikan moral yang terkandung dalam film tersebut. Penelitian ini menggunakan teknik kualitatif deskriptif dengan pendekatan semiotika, khususnya analisis semiotika Roland Barthes. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi, dengan film "Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck" sebagai sumber utama dan buku, makalah, jurnal, serta publikasi lain yang relevan sebagai sumber sekunder. Menurut temuan penelitian, film ini mengandung prinsip-prinsip pendidikan moral, terutama yang berkaitan dengan konsep ketulusan (ikhlas). Untuk menjadi tulus, seseorang tidak hanya harus memaafkan orang lain atas kesalahan mereka tetapi juga memberikan bantuan kepada mereka di saat mereka membutuhkannya. Penekanan pada ketulusan ini tidak hanya menyoroti pentingnya membantu sesama sebagai bagian dari perilaku moral, tetapi juga memberikan pandangan yang lebih luas tentang bagaimana seseorang harus bertindak dalam situasi sulit. Oleh karena itu, menggunakan film sebagai alat pengajaran dapat menjadi strategi yang efektif dalam membentuk karakter moral siswa dan mengatasi masalah etika di kalangan generasi muda Indonesia.Kata Kunci: Akhlak, Film, Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck
Copyrights © 2024