Pendampingan dzikir rutin di sekolah MAN Kota Palangka Raya muncul sebagai pendekatan inovatif yang dapat digunakan untuk membantu siswa yang menghadapi berbagai masalah. Pendampingan dzikir rutin ini bertujuan untuk meningkatkan ketenangan jiwa. Dzikir, sebagai praktik spiritual, dipercaya memiliki kekuatan untuk menenangkan pikiran dan hati. Melalui pengulangan nama-nama Tuhan atau frasa tertentu, siswa dapat merasakan ketenangan batin yang dapat membantu mereka menghadapi masalah emosional dan mental. Kegiatan pengabdian yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan metode ABCD (Asset Based Community-driven Development). Hasil pendampingan menunjukkan bahwa secara signifikan meningkatkan ketenangan jiwa siswa yang bermasalah. Hal ini terlihat dari penurunan skor kecemasan pada skala kecemasan yang diberikan sebelum dan sesudah program. Selain meningkatkan ketenangan jiwa, program pendampingan dzikir juga berdampak positif pada perubahan perilaku siswa. Siswa menjadi lebih disiplin, bertanggung jawab, dan aktif dalam kegiatan sosial sekolah.. Dengan demikian, pendampingan dzikir rutin ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis dzikir, tetapi juga pada pengembangan spiritual dan moral siswa yang mengalami masalah.
Copyrights © 2024