Program P5 merupakan salah satu inisiatif dalam Kurikulum Merdeka yang menekankan pada pengembangan nilai-nilai Pancasila, salah satunya melalui pembelajaran berbasis proyek yang berfokus pada penguatan sikap toleransi. Metode service learning digunakan sebagai pendekatan di mana siswa secara aktif terlibat dalam kegiatan pelayanan masyarakat yang relevan dengan nilai toleransi, sehingga memungkinkan mereka mengembangkan pemahaman dan sikap inklusif melalui pengalaman langsung. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penerapan P5 di SMAN 1 Palangka Raya yang fokus pada toleransi memberikan dampak yang baik terhadap sikap inklusif siswa, sehingga mereka lebih mudah menerima keberagaman baik dari segi agama, suku, budaya, dan latar belakang sosial. Selain itu, dengan mendorong anak-anak untuk menghormati dan menghargai satu sama lain, pendekatan ini berhasil menciptakan suasana belajar yang damai dan mendukung.
Copyrights © 2024