Dalam penelitian ini, dengan penekanan khusus pada Kota Sangatta, Kutai Timur, peran penting kepala sekolah sebagai manajer dalam mengelola keberagaman etnis di lingkungan pendidikan. Keanekaragaman etnis di daerah ini, yang mencakup suku asli seperti Kutai, Banjar, dan Dayak, serta berbagai suku lain, menciptakan dinamika budaya yang unik tetapi juga menantang untuk pendidikan. Penelitian ini menyelidiki masalah yang dihadapi kepala sekolah, metode untuk membuat lingkungan belajar yang inklusif, dan bagaimana pengelolaan keberagaman budaya berdampak pada pendidik dan karyawan sekolah. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidik harus mampu mengatasi prasangka dan stereotip, membangun visi yang inklusif, dan mengajarkan keberagaman budaya. Disebutkan juga betapa pentingnya membangun lingkungan yang menghargai perbedaan dan memanfaatkan keberagaman sebagai aset untuk meningkatkan kohesi sosial dan kualitas Pendidikan. Studi ini meningkatkan pemahaman kita tentang cara-cara manajemen pendidikan dalam konteks multikultural dan menyoroti peran penting kepala sekolah dalam membantu orang-orang dari berbagai etnis hidup bersama
Copyrights © 2024