Hipertensi adalah salah satu kondisi medis yang umum di kalangan lanjut usia (lansia), dan sering kali diiringi dengan tingkat kecemasan yang tinggi. Kecemasan dapat melemahkan kondisi hipertensi, sehingga memerlukan intervensi yang efektif untuk mengatasinya. Salah satu intervensi yang dapat digunakan adalah terapi relaksasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektivitas edukasi terapi relaksasi napas dalam dalam mengatasi kecemasan pada usia lanjut dengan hipertensi. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental dengan pendekatan pre-test dan post-test. Sampel penelitian adalah 16 lansia penderita hipertensi diberikan edukasi terapi relaksasi napas dalam selama 2 kali pertemuan. Data kecemasan diukur menggunakan kuesioner Zung-Self Anxiety Rate Scale sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan pada tingkat kecemasan. 16 lansia mengalami penurunan kecemasan menggunakan Zung-Self Anxiety Scale dengan nilai rata-rata pre test 57,93 menjadi 50,43 setelah dilakukan 2 kali pertemuan edukasi terapi relaksasi napas dalam. Edukasi terapi relaksasi napas dalam efektif dalam mengurangi kecemasan pada usia lanjut dengan hipertensi. Intervensi ini dapat dianggap sebagai salah satu metode non-farmakologis dalam manajemen kecemasan pada lansia hipertensi.
Copyrights © 2024