Sekolah Islam di Indonesia dan Inggris memiliki peran yang signifikan dalam membentuk identitas keislaman siswa, meskipun menghadapi tantangan yang berbeda. Di Indonesia, sebagai negara dengan mayoritas Muslim, sekolah Islam berfungsi untuk memperkuat iman dan karakter siswa melalui pendidikan yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan umum dan ajaran Islam. Sekolah-sekolah ini juga berperan dalam membangun solidaritas antar umat Islam dan mempromosikan nilai-nilai moderat dalam masyarakat yang beragam. Sebaliknya, di Inggris, sekolah Islam berfungsi sebagai tempat perlindungan identitas bagi siswa Muslim di tengah masyarakat yang mayoritas non-Muslim. Sekolah-sekolah ini tidak hanya mengajarkan pendidikan umum dan agama, tetapi juga berusaha mengurangi stereotip negatif terhadap umat Islam dan mempromosikan kerukunan antaragama. Kurikulum di kedua negara dirancang untuk menyeimbangkan pendidikan agama dan umum, meskipun dengan penekanan yang berbeda sesuai konteks sosial dan budaya masing-masing. Tantangan yang dihadapi oleh sekolah Islam di Indonesia berkaitan dengan modernisasi dan globalisasi, sedangkan di Inggris lebih terkait dengan integrasi sosial dan diskriminasi. Meskipun demikian, kedua jenis sekolah ini berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki komitmen sosial yang kuat, siap berkontribusi positif dalam masyarakat.
Copyrights © 2024