Media sosial, khususnya YouTube, telah menjadi salah satu platform utama dalam membentuk persepsi masyarakat tentang berbagai isu, termasuk representasi gender. Salah satu kanal yang menarik perhatian adalah The Wizard Liz, yang mengusung narasi pemberdayaan perempuan dengan menonjolkan aspek kekuatan, kepercayaan diri, dan independensi. Kanal ini menghadirkan representasi feminitas yang berbeda dari norma tradisional, memberikan perspektif baru tentang peran dan posisi perempuan dalam masyarakat modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana feminitas perempuan direpresentasikan dalam konten The Wizard Liz menggunakan pendekatan semiotik berdasarkan teori representasi John Fiske dan Roland Barthes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kanal ini menawarkan narasi tentang pergeseran dari konsep feminitas tradisional, yang sering kali dihubungkan dengan kelembutan dan subordinasi, ke konsep feminitas modern yang lebih mandiri, tegas, dan berdaya. Selain itu, penelitian ini juga membahas dampak dari representasi tersebut terhadap audiens, terutama dalam kaitannya dengan peran media sebagai alat konstruksi sosial. Temuan ini menyoroti bagaimana media, melalui konten kreator seperti The Wizard Liz, dapat mengubah cara pandang masyarakat terhadap gender dan memberdayakan perempuan dalam berbagai konteks sosial. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami hubungan antara media, representasi gender, dan perubahan sosial.
Copyrights © 2024