Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh gaya belajar terhadap tingkat pemahaman akuntansi pada mahasiswa S1 Akuntansi di Universitas Negeri Surabaya. Dengan menggunakan analisis regresi linier sederhana, penelitian ini mengevaluasi hubungan antara gaya belajar sebagai variabel independen dan tingkat pemahaman akuntansi sebagai variabel dependen. Sebanyak 65 mahasiswa berpartisipasi sebagai responden dalam penelitian ini. Hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa gaya belajar secara signifikan memengaruhi tingkat pemahaman akuntansi. Temuan ini menekankan pentingnya memahami perbedaan individu dalam gaya belajar guna mendukung pencapaian hasil belajar yang lebih optimal. Penelitian ini berkontribusi pada literatur pendidikan akuntansi dengan menyoroti perlunya penyesuaian metode pembelajaran berdasarkan gaya belajar mahasiswa. Implikasi praktisnya, pengajar diharapkan mampu merancang strategi pembelajaran yang lebih fleksibel dan personal untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Selain itu, penelitian ini membuka peluang bagi studi lanjutan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang memengaruhi pemahaman akuntansi mahasiswa, sehingga dapat menjadi referensi dalam pengembangan kurikulum yang adaptif dan efektif di bidang pendidikan akuntansi.
Copyrights © 2024