Surabaya, kota dengan sejarah panjang dan semangat juang yang kuat, menyimpan potensi wisata luar biasa yang belum termanfaatkan secara maksimal. Persaingan ketat dalam industri pariwisata modern mengharuskan strategi inovatif untuk mengangkat daya tarik Surabaya. Artikel ini mengkaji pentingnya membangun narasi wisata autentik berbasis bahasa Indonesia, dengan tujuan memperkenalkan keindahan Surabaya dan memperkuat identitas budaya dan bahasanya. Strategi kunci yang diusung adalah integrasi elemen lokal, khususnya dialek Suroboyoan, untuk menciptakan narasi unik dan menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara. Penggunaan dialek Suroboyoan akan memberikan sentuhan personal dan otentik, membedakan Surabaya dari destinasi wisata lain. Selain itu, narasi akan mengarahkan perhatian pada kisah-kisah perjuangan heroik, seperti Pertempuran 10 November, menampilkan situs-situs bersejarah seperti Gedung International, dan menonjolkan tradisi masyarakat lokal, misalnya seni rupa, kuliner, dan kesenian tradisional. Dengan memadukan elemen sejarah, budaya, dan bahasa lokal, narasi wisata ini diharapkan tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga berperan vital dalam melestarikan dan mempromosikan kekayaan Kota Surabaya, sekaligus memperkuat identitas wisatanya di kancah pariwisata global. Pendekatan ini diyakini mampu menciptakan daya saing yang unggul dan berkelanjutan bagi Surabaya di pasar wisata.
Copyrights © 2024