Kurangnnya perhatian orang tua dapat menimbulkan sejumlah dampak negatif, termasuk dapat menghambat perkembangan karakter anak dan mempersulit mereka untuk memahami serta mengendalikan emosi di dalam dirinnya. Perhatian kedua orang tua sangat penting dan berpengaruh bagi perkembangan karakter siswa baik di sekolah ataupun di rumah. Keaktifan bekerja yang dilakukan orang tua dalam berkarir mampu memberikan pengaruh bagi perkembangan karakter yang mulai terhambat bahkan waktu kebersamaan orang tua dengan anak, secara tidak langsung berkurang sehingga dapat mempengaruhi perkembangan karakter anak di masa remaja yang memiliki posisi rentan di bangku setingkat menengah pertama. Tujuan dari penelitian ini yakni mengetahui ada tidaknya pengaruh perhatian orang tua terhadap karakter siswa setingkat menengah pertama, baik secara parsial maupun bersama-sama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur yang berumber dari studi ilmiah yang relevan. Metode yang digunakan adalah metode statistik menggunakan data analisis regresi dengan menguji hubungan variabel perhatian orang tua dan variabel karakter setingkat menengah pertama. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Variabel penelitian meliputi variabel bebas perhatian orang tua (X1), sedangkan variabel terikat adalah karakter siswa (Y). Hasil penelitian yang dilakukan dari studi literatur menunjukkan bahwa membangun karakter siswa mebutuhkan partisipasi dari perhatian orang tua secara intens, khususnnya pada masa rentan yakni remaja awal berada di bangku setingkat menengah pertama. Orang tua yang menjadi teladan perlu memiliki kualitas yang baik demi keberhasilan pembangunan karakter siswa yang maksimal.
Copyrights © 2024