Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis motivasi peternak kerbau di Kecamatan Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya, serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan penyebaran kuesioner kepada 50 peternak kerbau di wilayah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi peternak dipengaruhi oleh tiga faktor utama, yaitu faktor ekonomi, sosial, dan budaya. Faktor ekonomi menjadi motivasi dominan, dimana pendapatan dari penjualan kerbau dan produk turunan seperti susu dan daging menjadi sumber utama bagi peternak. Faktor sosial berperan penting dalam menjaga status sosial peternak, karena kepemilikan kerbau menjadi simbol prestise dalam komunitas. Selain itu, faktor budaya juga sangat mempengaruhi, di mana pemeliharaan kerbau merupakan bagian dari tradisi dan ritual adat. Meskipun motivasi peternak cukup tinggi, mereka menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan akses pasar, masalah kesehatan ternak, dan dampak perubahan iklim terhadap ketersediaan pakan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya dukungan pemerintah dan lembaga terkait dalam meningkatkan akses pasar, memberikan pelatihan kesehatan ternak, serta mengembangkan solusi yang adaptif terhadap perubahan iklim untuk meningkatkan kesejahteraan peternak.
Copyrights © 2025