Procedia : Studi Kasus dan Intervensi Psikologi
Vol. 12 No. 4 (2024): Procedia : Studi Kasus dan Intervensi Psikologi

DIR/floortime: Meningkatkan komunikasi dua arah pada anak usia dini dengan gangguan spektrum autisme

Afifah, Nursita (Unknown)
Hapsari, Indri (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Dec 2024

Abstract

Communication skills predict child’s development in various aspects, such as self-regulation, social-emotional andcognitive abilities. Children with Autism Spectrum Disorder (ASD) experience deficits in two-way communication skills. Recent study indicates that parental involvement in interventions effectively enhances communication skills in children. The Developmental Individual Differences and Relationship (DIR)/floortime emphasizes the active role of parents in the intervention process. This study was conducted to determine the effectiveness of DIR/floortime in improving two-way communication skills in a 4-year-old child with ASD and her mother. Pre and post test used to evaluate the progress before and after intervention using Circle of Communication (CoC) observation form and Functional Emotional Assessment Scale (FEAS). The results indicated that DIR/floortime is effective in increasing the quantity and quality of two-way communication and the development of emotional function from level two to four in a 4-year-old child with ASD.Keterampilan komunikasi memprediksi perkembangan anak dalam berbagai aspek, seperti pengaturan diri, kemampuan sosial-emosional dan kognitif. Anak-anak dengan Gangguan Spektrum Autisme (ASD) mengalami defisit dalam keterampilan komunikasi dua arah. Studi terbaru menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua dalam intervensi secara efektif meningkatkan keterampilan komunikasi pada anak-anak. Perbedaan dan Hubungan Individu Perkembangan (DIR)/floortime menekankan peran aktif orang tua dalam proses intervensi. Studi ini dilakukan untuk menentukan efektivitas DIR/floortime dalam meningkatkan keterampilan komunikasi dua arah pada anak berusia 4 tahun dengan ASD dan ibunya. Tes pra dan pasca digunakan untuk mengevaluasi kemajuan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan formulir observasi Lingkaran Komunikasi (CoC) dan Skala Penilaian Emosional Fungsional (FEAS). Hasilnya menunjukkan bahwa DIR/floortime efektif dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas komunikasi dua arah dan pengembangan fungsi emosional dari level dua hingga empat pada anak berusia 4 tahun dengan ASD.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

procedia

Publisher

Subject

Humanities Education Health Professions Neuroscience Social Sciences

Description

Procedia Studi Kasus dan Intervensi Psikologi (Procedia) merupakan publikasi berkala yang diterbitkan oleh Program Studi Magister Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang. Procedia terbit mulai tahun 2013, terbit 4 kali setahun pada Maret, Juni, September dan Desember dalam bentuk ...