Villa yang dilengkapi akses online, khususnya di media sosial, berpeluang memperoleh keuntungan dari segi inovasi, kesempatan kerja , daya saing dan segi pendapatan. Namun, penerapan digital marketing belum disadari oleh Villa Insta Bali. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui strategi pemasaran Villa Insta salam mengoptimalkan tingkat hunian di era digital. Penelitian ini melibatkan 10 orang responden. Terdapat dua jenis kuisioner yaitu pembobotan dan penilaian. Melalui analisis matriks IFAS dan EFAS mendapat hasil perhitungan IFAS sebesar 3,21 dan EFAS 3,04 yang berarti Villa Insta Bali berada pada kuadran I yaitu pada posisi pertumbuhan. Strategi SO: menjaga hubungan dengan masyarakat sekitar, memanfaatkan media sosial sebagai media promosi, memanfaatkan kebijakan pemerintah bebas visa untuk kunjungan singkat, mengembangkan fasilitas dan pelayanan untuk memberikan pengalaman terbaik bagi tamu. Strategi ST: menyediakan informasi buat wisatawan tentang peraturan yang berlaku, menyediakan fasilitas dengan berbagai varian harga. Strategi WO: bekerja sama dengan masyarakat setempat terutama pada keamanan sekitar, mempromosikan kemudahan akses dalam negeri, memberikan pelatihan kepada karyawan secara rutin dan konsisten. Strategi WT:memanfaatkan promosi yang disediakan oleh pemerintah seperti portal web yuk.com, menyesuaikan harga secara fleksibel dan memberikan paket promo untuk mempertahankan konsumen, memberikan harga special untuk tamu yang sering menginap di Villa Insta dan menjadikan Villa Insta sebagai villa rekomendasi kepada keluarga ataupun teman dari tamu yang pernah datang. Berkompetisi dengan cara membedakan diri dengan produk unik dan berkualitas.
Copyrights © 2024