Dalam beberapa dekade terakhir, teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam pengelolaan investasi global. Lembaga-lembaga keuangan internasional seperti IMF, Bank Dunia, dan OECD memainkan peran krusial dalam mengatur dan memfasilitasi investasi digital, sekaligus mengelola risiko yang muncul akibat transformasi teknologi. Penelitian ini mengeksplorasi peran lembaga-lembaga tersebut dalam memanfaatkan teknologi digital seperti blockchain, kecerdasan buatan (AI), dan big data, serta tantangan regulasi yang dihadapi, termasuk ketidakpastian peraturan dan ancaman keamanan siber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun teknologi digital menawarkan peluang untuk efisiensi, transparansi, dan inklusi keuangan, lembaga-lembaga internasional harus mengembangkan kebijakan yang fleksibel dan inklusif, serta berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Kesimpulannya, lembaga-lembaga ini berperan sebagai mediator global yang mendukung keberlanjutan dan inklusi keuangan dalam sistem investasi global yang semakin dipengaruhi oleh teknologi
Copyrights © 2025