Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi masyarakat Indonesia terhadap kenaikan harga emas sebagai instrumen investasi jangka panjang. Dengan menggunakan pendekatan tinjauan literatur yang didukung oleh data empiris, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor makroekonomi utama yang memengaruhi keputusan investasi emas, termasuk inflasi, suku bunga, nilai tukar mata uang, dan literasi keuangan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kenaikan inflasi dan depresiasi nilai tukar mendorong peningkatan permintaan emas, sementara penurunan suku bunga memicu peralihan dari instrumen berbasis bunga tradisional ke investasi emas. Selain itu, perkembangan teknologi dalam platform emas digital telah memperluas akses bagi generasi muda, mencerminkan perubahan preferensi investasi. Namun, tantangan seperti volatilitas harga emas global dan rendahnya literasi keuangan menghambat optimalisasi investasi emas secara penuh. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman yang lebih komprehensif mengenai potensi dan tantangan investasi emas di Indonesia.
Copyrights © 2025