Studi ini bertujuan untuk mengembangkan blockboard menggunakan limbah batang kelapa sawit, serta membandingkan kualitasnya, baik sifat fisik maupun mekanik, dengan produk blockboard komersial. Fokus pengujian meliputi ketahanan tarik, fleksibilitas dan penyerapan air. Bahan utama yang digunakan adalah residu dari proses pembaruan perkebunan kelapa sawit berumur 25-30 tahun, dengan batang yang diambil 0-1 meter dan 1-2 meter dari tanah. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa blockboard dari batang kelapa sawit, terutama yang diambil 0-1 meter dari dasar, menunjukkan performa yang lebih baik dalam aspek kekuatan tarik dan lentur dibandingkan dengan versi komersialnya. Namun, produk komersil memiliki keunggulan dalam hal penyerapan air dibandingkan dengan prototipe dari batang kelapa sawit
Copyrights © 2024