Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji manajemen konflik dalam lingkungan kerja pada PT. PegadaianCabang Salemba, yang mencakup kantor Pegadaian Konvensional dan kantor Pegadaian Syariah.Konflik dalam organisasi, baik antar individu maupun kelompok, merupakan hal yang tidakterhindarkan dan membutuhkan pengelolaan yang efektif untuk menciptakan iklim kerja yang kondusif.Studi ini mengacu pada teori manajemen konflik Thomas dan Kilmann, yang membagi konflik menjadilima gaya: kompetisi, kolaborasi, kompromi, dan menghindar, serta mengakomodasi. Metodologipenelitian melibatkan observasi lapangan dan wawancara singkat pada 75 karyawan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya menghindar paling sering digunakan dalam menghadapikonflik di lingkungan kerja, diikuti oleh kompromi, mengakomodasi, kolaborasi, dan kompetisi. Selainitu, Divisi penanganan konflik yang dimiliki perusahaan berperan penting dalam mendukungmanajemen konflik yang efektif. Penelitian ini menarik kesimpulan bahwa konflik tidak selalu bersifatnegatif, dengan pengelolaan yang tepat, konflik dapat meningkatkan efisiensi dan rasa kewargaankaryawan di tempat kerja.Kata kunci:,,
Copyrights © 2025