The main objective of this study is to determine wheter the utilization of Teachmint in guided inquiry learning can improve students’ scientific and digital literacy skills. The research design employed a quasi-experimental approach involving pretest and postest assessments. Guided inquiry was the instructional method used, with the experimental group utilizing Teachmint while the control group did not. The results of the data analysis using the t-test revealed significant diffirences in the levels of scientific literacy between the experimental and control group, with a value (Sig.2-tailed) of 0.000. The N-Gain test scores showed a higher growth in scientific literacy for the experimental group 71.0598 compared to the control group 58.2734. Thus, it can be concluded that Teachmint is highly effective in enhancing student’s scientific literacy when incorporated into guided inquiry learning. As for examining students’ digital literacy abilities using the t-test, the analysis yielded a value (Sig.2-tailed) of 0.623, indicating no significant diffirence between the experimental and control group in terms of digital literacy abilities. Descriptive analysis results suggested that the utilization of Teachmint improved the learning process due to its user friendly nature and comprehensive features for effective learning. Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pemanfaatan Teachmint pada pembelajaran inkuiri terbimbing dapat meningkatkan kemampuan literasi sains dan digital siswa. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental semu (quasi experimental design) dengan melakukan pretest dan posttest. Metode pembelajaran yang diterapkan adalah inkuiri terbimbing, dimana kelompok eksperimen menggunakan Teachmint dalam pembelajarannya, sementara kelompok kontrol tidak menggunakan Teachmint. Analisis data menggunakan uji-t, dan diperoleh nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000, yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan dalam kemampuan literasi sains antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Skor N-Gain pada kelompok eksperimen mencapai 71.0596, sedangkan skor untuk kelompok kontrol adalah 58.2734, menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan literasi sains siswa dalam kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan Teachmint sangat efektif dalam meningkatkan literasi sains siswa melalui pembelajaran inkuiri terbimbing. Namun, untuk kemampuan literasi digital siswa, analisis menggunakan uji-t menunjukkan nilai signifikansi (Sig.2-tailed) sebesar 0.623, yang mengindikasikan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan dalam kemampuan literasi digital antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Meskipun demikian, hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa penggunaan Techmint dapat mengoptimalkan proses pembelajaran karena mudah digunakan dan menyediakan fitur yang lengkap untuk pembelajaran. Dengan demikian, kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pemanfaatan Teachmint secara efektif dapat meningkatkan kemampuan literasi sains siswa dalam pembelajaran inkuiri terbimbing. Namun tidak terdapat perbedaan yang signifikan dalam kemampuan literasi digital siswa anatar kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.
Copyrights © 2024