Satwika: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Vol. 4 No. 2 (2024): SATWIKA: Volume 4, Number 2, December 2024

Pembelajaran Lintas Budaya Jepang - Indonesia Melalui Penciptaan Tari Yosakoi Indonesia

Rahayu, Poppy (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2024

Abstract

Program pengabdian masyarakat dengan tema Pembelajaran Lintas Budaya Jepang - Indonesia Melalui Penciptaan Tari Yosakoi Indonesia didasari oleh berbagai pemikiran. Secara teoritis, pembelajaran lintas budaya membantu memahami pengalaman kelompok etnis dan budaya dari perspektif sejarah, mendukung partisipasi sosial, serta mengembangkan keterampilan kewarganegaraan. Keberhasilan program ini memerlukan dukungan dari semua pihak, terutama dalam pengenalan bahasa dan budaya Indonesia. Melalui pembelajaran lintas budaya, kesamaan budaya dapat ditemukan, yang memunculkan ketertarikan dan kedekatan antarnegara, sehingga terjadi akulturasi budaya dan penguatan pemahaman antar bangsa. Keberagaman budaya Indonesia, seperti dalam tarian Yosakoi, menunjukkan kemiripan ritmis dengan tarian tradisional Indonesia seperti Remo. Dengan menggabungkan Yosakoi dengan tari daerah seperti Saman, Jaipong, Kecak, dan Remo, dapat tercipta Yosakoi Indonesia. Selain itu, belajar bahasa sebaiknya juga melibatkan pembelajaran budayanya. Penciptaan Yosakoi Indonesia diharapkan menarik minat bangsa Jepang untuk mempelajari bahasa dan budaya Indonesia serta meningkatkan pemahaman lintas budaya. ABSTRACT This community service proposal with the theme of Cross-Cultural Learning between Japan and Indonesia through the Creation of Yosakoi Dance Indonesia is based on various considerations. The theoretical function of cross-cultural learning aids in understanding the experiences of ethnic and cultural groups from a historical perspective, promoting social participation, and developing citizenship skills. The success of such programs requires support from all parties, especially in areas related to the introduction of Indonesian language and culture. Through cross-cultural learning, cultural similarities can be identified, fostering interest and closeness between the two countries, resulting in cultural acculturation and stronger mutual understanding. Indonesian cultural diversity, seen in its dances like Yosakoi, reflects rhythmic similarities with Indonesian traditional dances such as Remo. By blending Yosakoi with regional dances like Saman, Jaipong, Kecak, and Remo, an Indonesian version of Yosakoi can be created. Moreover, learning a language ideally includes learning its culture. The creation of Yosakoi Indonesia is expected to attract Japanese interest in learning the Indonesian language and culture while enhancing cross-cultural understanding.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

satwika

Publisher

Subject

Religion Humanities Education Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences Other

Description

Sebagai jurnal peer-review community engagement dan akademik layanan publik, Satwika: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat terbit dua kali dalam setahun, pada bulan Juni dan Desember. Jurnal ini membina dan berbagi sumbangsih akademis dalam rangka mengupas isu-isu dalam ilmu-ilmu sosial dan ...