Maren merupakan budaya dalam menggambarkan kondisi sosial masyarakat di Kepulauan Kei (Maluku Tenggra & Kota Tual). Budaya ini merupakan bentuk gotong royong atau kerja bersama yang dilakukan oleh anggota masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial, seperti membangun rumah, mengadakan upacara adat, atau membantu sesama anggota komunitas yang membutuhkan. Maren tidak hanya melibatkan kerja fisik, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai kebersamaan, solidaritas, dan saling membantu yang menjadi dasar kehidupan sosial masyarakat Tual. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitaif dan dilaksanakan di Ohoi Tu’a kecamatan Dullah Selatan kota Tual. Pengumpulan data dalam penelitian melalui Observasi,Wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa Maren merupakan tradisi yang dapat memberikan hal positif, bagi masyarakat Kei, khususnya di Ohoi Tu’a, Kota Tual.Tradisi ini dipandang sebagai salah satu elemen penting yang mengikat komunitas dan mempertahankan identitas budaya lokal. Namun tradisi Maren perlahan telah mengalami pergeseran sesuai dengan perubahan zaman pada masyarakat.
Copyrights © 2024