Kekerasan seksual yang marak terjadi menjadikan pendidikan seks penting diberikan kepada anak terutama di lingkungan sekolah. Hal ini diberikan sebagai bekal anak dalam mengenal siapa dirinya hingga menjaga dan melindungi dirinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan metode pengajaran yang diterapkan oleh guru dalam memberikan pendidikan seks pada anak usia 4-6 tahun, (2) mendeskripsikan dampak metode yang diterapkan oleh guru terhadap pemahaman pendidikan seks pada anak usia 4-6 tahun. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pengambilan data menggunakan teknik instrumen wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) guru telah menerapkan pendidikan seks mulai dari pengenalan diri hingga cara melindungi dengan media yang tersedia dan metode menyanyi, (2) anak-anak mengetahui siapa dirinya sebagai laki-laki atau perempuan, tetapi belum mengetahui nama alat vitalnya dengan nama sesungguhnya, anak-anak mengetahui cara menjaga dan melindungi dirinya serta batasan antara laki-laki dan perempuan.
Copyrights © 2024